Rabu, 07 Januari 2009 | Home arrow Stories arrow This Week Story arrow Tidak Ada Waktu
Dapatkan Discount 15%
 
Tidak Ada Waktu

Tragedi hidup terbesar adalah kehilangan Allah dan tidak merasa rindu pada-Nya.
(F.W. Norwood)

Karena banyak yang harus kulakukan, aku harus segera mulai bekerja supaya dapat membayar tagihan-tagihan yang akan tiba. Ketika doa singkatku selesai, segera aku melompat, tugas kekristenanku selesai sudah dan jiwaku pun tenang. Sepanjang hari tidak ada waktu bagiku untuk mengucapkan kata-kata syukur, penghiburan, tidak ada waktu… tidak ada waktu …

Dan, ketika aku menghadap takhta Kristus … aku berdiri dengan kepala tertunduk malu. Dia memegang sebuah buku … itulah buku kehidupan. DIA melihat isi buku itu dan berkata, “Aku tidak dapat menemukan namamu. AKU pernah mencoba untuk menuliskannya, tetapi sayang … tidak pernah ada waktu …”

Kebanyakan dari kita selalu kekurangan waktu setiap hari. Oleh karena itu kita harus memanfaatkan waktu yang ada dengan bijaksana. Seseorang memberikan petunjuk sebagai berikut:
Sediakan waktu untuk berdoa—karena inilah sumber kekuatanmu.
Sediakan waktu untuk membaca—karena inilah mata air kebijaksanaanmu.
Sediakan waktu untuk bermain—karena inilah rahasia masa mudamu.
Sediakan waktu untuk tertawa—karena inilah musik dalam jiwamu.
Sediakan waktu untuk berharap—karena inilah sumber visi yang besar.
Sediakan waktu untuk mengasihi—karena inilah yang dilakukan oleh Allah.
Ya, marilah kita manfaatkan waktu kita dengan bijkasana.

” … perhatikanlah dengan saksama, bagaimana kamu hidup, janganlah seperti orang bebal, tetapi seperti orang arif, dan pergunakanlah waktu yang ada, karena hari-hari ini adalah jahat.”(EFESUS 5:15-16)

Disadur dari “Kumpulan Cerita yang Membawa Berkat” oleh Igrea Siswanto.

 

Cart Anda masih kosong.

[ Show Cart]



Lupa Password?
Belum terdaftar? Daftar

Get Your Freshcard!
OBI
Join Our Friendster
Order Online